KIM Karangayu Gunungkidul Perkuat Keterbukaan Informasi, Dukung Pembangunan Desa dari Bantul

Bantul – Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Karangayu, yang mewakili Forum Komunikasi (FK) KIM Kabupaten Gunungkidul, turut serta aktif dalam Sekolah Keterbukaan Informasi Publik (KIP) tahun 2026. Kegiatan strategis ini diselenggarakan di Balai Kalurahan Jagalan, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk mengoptimalkan penyebaran informasi yang relevan dan terpercaya demi kemajuan desa.

Acara penting ini menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidangnya, yakni Bapak Eko Suwanto, S.T., M.SI., yang merupakan anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam sesi pemaparannya, Eko Suwanto secara tegas menekankan peran vital KIM sebagai garda terdepan dalam memastikan arus informasi yang transparan dan akuntabel hingga ke tingkat kalurahan. Menurutnya, informasi yang terbuka adalah kunci partisipasi masyarakat dan efektivitas program pembangunan. Partisipasi KIM Karangayu dari Gunungkidul dalam forum pendidikan ini menjadi langkah progresif untuk memperkuat kapasitas anggotanya. Diharapkan, ilmu dan wawasan yang didapat dari Sekolah KIP ini dapat segera diimplementasikan guna mendukung berbagai program pembangunan di wilayah Gunungkidul. Melalui penyampaian berita yang akurat, berimbang, dan dapat dipercaya, KIM memiliki potensi besar untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat serta memastikan setiap inisiatif pembangunan desa berjalan optimal dan tepat sasaran.

Penentuan lokasi penyelenggaraan di Balai Kalurahan Jagalan, Bantul, juga menunjukkan adanya sinergi dan kolaborasi antar wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta dalam meningkatkan literasi dan kesadaran akan pentingnya informasi publik. Keterbukaan informasi bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan sebuah pondasi fundamental untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, partisipatif, dan responsif terhadap kebutuhan warganya. Dengan akses informasi yang mudah dan relevan, masyarakat dapat turut mengawasi, memberikan masukan konstruktif, serta terlibat langsung dalam setiap proses demi kemajuan wilayahnya, khususnya di pedesaan.

Previous Sekolah Keterbukaan Publik KID DIY Dorong Transparansi Badan Publik di Yogyakarta

Leave Your Comment